Pengalaman Bekerja


Sejak mulai berdiri tahun 2001 hingga saat ini, Mitra Samya telah mengembangkan berbagi bidang program/kegiatan yang bekerjasama dengan berbagai pihak baik swasta maupun pemerintah, baik local maupun nasional dan juga internasional.

«  AIR BERSIH DAN SANITASI

Beberapa program terkait dengan air bersih dan sanitasi yaitu:

  • Program TSSM (Total Sanitation and Sanitation Marketing) Phase I-III pada tahun 2008 hingga 2010 yang berlokasi di Region Barat Provinsi Jawa Timur. Kerjasama dengan WSP EAP World Bank, Bill and Melinda Gates Foundation, dan asosiasi bersama PT Surya Abadi. Namun pada phase III tahun 2010 project ini hanya kerjasama dengan WSP EAP World Bank.
  • Project WSLIC-2 yang dilaksanakan oleh Mitra Samya bekerjasama dengan berbagai pihak diantaranya Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan serta pihak-pihak lainnya, dari tahun 2001 sampai dengan 2008.  Dimana pada program-program ini Mitra Samya mengembangkan berbagai pendekatan MPA/Phast dan DRA. Adapun program-program tersebut, yaitu: Post Construction Census”    Package 2 (di Provinsi Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat),  Upgrade Training Community Facilitator Team WSLIC-2 and Community Training, Outcome Monitoring Study of WSLIC-2 (di Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jawa timur dan Nusa Tenggara Barat), Paket Pelatihan WSLIC-2 di Kabupaten Lombok Barat, Pelatihan MPA (Metodology for Participatory Assesment), Penyedia pelatihan untuk tim fasilitator masyarakat & Konsultan Kabupaten, Demand Responsive Approach and In Situ Training di 23 desa Proyek WSLIC-2 di Kabupaten Lombok Barat, Proyek Water and Sanitation for Low Income Community-2 (WSLIC-2) di  Prop. NTB, Orientasi Partisipatory untuk Konsultan Provinsi Proyek WSLIC-2 di Provinsi dan tingkat kabupaten (NTB, Sumatera Selatan, Sumatera  Barat dan Jawa Timur), Resource Personnel for Training Provider in Methodology for Participatory Assesment (MPA) and Participatory Hygine and Sanitation Transformation (PHAST) WSLIC 2 di Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (CARE International),  Sumatra Barat (Dian Desa), dan  Jawa Timur (Bina Swadaya dan Bina Nusa Sejahtera), Orientasi Partisipatory  PMU dan PMC WSLIC-2 (Provinsi Jawa Timur dan NTB).
  • Studi-studi yang dilakukan, yaitu: Studi Kasus ProAir yang berlokasi di 5 Desa Kabupaten Timur Tengah Selatan dan di Desa Praibakul Kecamatan Taramanu Kabupaten Sumba Barat Provinsi Nusa Timur Timur yang dilaksanakan tahun 2007 dan 2008 bekerjasama dengan ProAir GTZ-AHT; Sanimas Outcome Monitoring Study di Provinsi Jawa Barat dan Bali kerjasama Pokja AMPL – Waspola ditahun 2006; Enableness Of Institute Health Of Society Through Development Of Clean Medium Water and Sanitation in Dasan Geria Lingsar West Lombok; Deputy Area Construction of Cultural and Social Institute.
  • Pelatihan-pelatihan yang pernah diselenggarakan, yaitu: Pelatihan untuk Tim Fasilitator Masyarakat Community Water Services and Health Programme (CWSHP) di Provinsi Jambi dan Bengkulu atas kerjasama dengan PT Lenggogeni tahun 2007-2008, Paket Pelatihan Pengembangan Modul IDASI (Identifikasi & Analisis Situasi/Informasi) untuk Proyek Air Bersih di Nusa Tenggara Timur atas kerjasama KfW-GTZ pada tahun 2003 hingga 2004.

«  PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM

Berbagai pengalaman terkait pengelolaan sumber daya alam yang pernah di lakukan Mitra Samya dari tahun 2001 sampai dengan 2010 dengan bekerjasama dengan berbagai pihak antara lain WG-Tenure, FADO/RI (VECO), WWF Indonesia-Nusa Tenggara Programme, Dinas Kehutanan Propinsi NTB, AusAID-ACCESS, KPMNT, World Neighbors, SDM Bandung, Bintuni Bay Papua, Kopesda, DFID, dan  South and Central Kalimantan Production Forest Project (SCKPFP) baik berupa penelitian, study pembelajaran, fasilitasi dan pelatihan-pelatihan penguatan kapasitas dengan menerapkan metode partisipatif yang tetap mengedepankan akuntabilitas dan transparansi dalam setiap program. Beberapa program, al:

  • Assessment dan Analisis Tenurial untuk mendukung Pembentukan dan Pengelolaan KPH Model di Kab. Lombok Barat; Evaluasi kegiatan dan Analisis tenurial untuk mendukung format dan model manajemen KPH di Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat kerjasama dengan Partnership Governance  Reform, Evaluasi Proyek Agrosilvopastoral di YMTM, Evaluasi Kelembagaan dan Program Yayasan Lembaga Pengembangan Masyarakat Wilayah Tana Ai (Bangwita) Sumba, Evaluasi pembangunan pertanian dataran tinggi  LSM Wahana Tani Mandiri.
  • Studi-studi dan penelitian yaitu Pengembangan Informasi Konservasi untuk Pengembangan Sumber Daya Alam Berbasis Masyarakat Manajemen di Lombok pada konteks ECPE (Economic Change, Poverty and Environment); Master Plan Studi Sosial Ekonomi dan Pembangunan serta Pengembangan Masyarakat Hutan untuk pengelolaan Kawasan Hutan Mareje Bonga Kab. Lombok Tengah, Prov. Nusa Tenggara Barat; Penelitian Partisipatif Model Agroforestri di Nusa Tenggara; Studi PRA Pengaruh Penggunaan dan Hasil di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur; Studi Model Agroforesty di Nusa Tenggara (KPMNT, SDM Nusra, SDM Bandung dan KPMNT partners); Participatory Action Research (PAR) Rinjani Forest Area Lombok; Directly Affected Villages (DAV’s) Participatory Planning Process (PPP).
  • Pelatihan-pelatihan, antara lain: Fasilitasi komunikasi dan berbagi pembelajaran DFID MFP Regional Nusa Tenggara Partners (Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur); Fasilitasi Training Monitoring dan evaluasi sebagai Media Pembelajaran untuk DFID- MFP Partners, Bali dan Nusa Tenggara Timur; Fasilitasi Training Monitoring dan evaluasi sebagai media pembelajaran untuk DFID- MFP Partners Nusa Tenggara Timur; dan Training dan Supervisi PRA di HPH PT. Dwimajaya Utama Forest Area, Sentral Kalimantan.

«  PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN

Berbagai program terkait perencanaan dan penganggaran yang pernah dilakukan bekerjasama dengan berbagai pihak seperti ACCESS – Ausaid, LSM Mitra ACCESS di 4 Provinsi, Comdev PT NNT, dan ARECOP Yogyakarta, yaitu:

  • Program Pengembangan Kapasitas OMS (Transparansi, akuntabilitas, pendekatan pembangunan partisipatif dan inklusif) untuk mendorong hubungan antara stakeholder dalam pemerintahan lokal yang demokratis yang baik,
  • Dukungan Kapasitas OMS melalui pendekatan pembangun transparansi, akuntabel, partisipatif dan inklusif untuk mendorong hubungan one par of the parties wends untuk untuk mengatur pemerintahan lokal yang demokratis,
  • Evaluasi dan Penilaian Perencanaan 6 desa dalam area Program Pengembangan Masyarakat PT NNT,
  • Penguatan suara dan pilihan masyarakat miskin dan perempuan dalam perencanaan dan penganggaran secara transparan akuntabel, partisipatif dan inklusif
  • Pengembangan Community Led Assessment and Planning Process (CLAPP), Gender dan Kemiskinan untuk Mempromosikan suatu Pemberdayaan Masyarakat Inklusif di Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara
  • Pelatihan dan implementasi perencanaan partisipatif yang sensitive gender dengan ARECOP

 

«  PROGRAM PENGEMBANGAN KAPASITAS LAINNYA

Beberapa program lain yang juga pernah dilakukan sepanjang tahun 2001-2010 terkait pengembangan dan penguatan kapasitas bekerjasama dengan berbagai pihak seperti WSP-EAP The World Bank, P2KP KMW NTB, PPK Mataram, Promis-NT GTZ, Asian Development Bank, Plan International Sumbawa, PNT-GTZ.

Program-program tersebut antara lain: Effectively Targetting Anti Poverty Programs 1 (Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Jawa) dan program 2 (Sulawesi Selatan dan Lebak Banten); Making Services Work for The Poor “Pemberian layanan kepada masyarakat miskin” (Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan dan Nusa Tenggara Timur); Pemetaan Sosial dan Pelatihan Perencanaan Partisipatif untuk Fasilitator Desa-desa PKP di Nusa Tenggara Timur; Pelatihan Monitoring bagi staff Perkumpulan Panca Karsa (PPK) NTB, Training of Trainer untuk Fasilitator Promis-NT GTZ; Poverty Participatory Study di Nusa Tenggara Barat, Pengembangan Media Pelatihan Gender (kartu, poster dan kalendar ) untuk CTA Plan International  Sumbawa; Pelatihan Evaluasi Partisipatif digunakan menganalisis hasil proyek sistem SWAP (Sumba Timur, NTT); Bersama Organisasi pemuda dan LSM lokal dalam konteks Pemberdayaan Pemuda di Daerah Konflik Kabupaten Bima digunakan untuk Participatory Rural Appraisal  (PRA); dan Polling Opini Publik tentang anggaran di Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan Sumbawa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s