Home

Mitra Samya (Peoples Partner)

Mitra Samya[1] adalah salah satu LSM[2] di Kota Mataram NTB yang bergerak dibidang pengembangan pengelolaan sumberdaya alam, metodologi dan pengembangan kapasitas, studi dan advokasi, serta pengembangan media dan komunikasi. Sejak semula organisasi sosial ini memang dihajatkan bernama “Teman Rakyat”, yang dari perenungan akhirnya dikukuhkan dalam bahasa sanskerta yaitu Mitra Samya. Prinsip yang diemban antara lain; demokrasi, partisipatif, transparansi, kesetaraan, keberpihakan pada kelompok marginal, dan saling belajar.

Dalam bekerja dan berinteraksi dengan para pihak, lembaga ini selalu mengedepankan kaidah-kaidah dan kearifan lokal, keberagaman dan keterbukaan untuk kebersamaan. Disatu sisi Mitra Samya adalah media bersama yang memfasilitasi dan melayani individu maupun kelompok yang concern terhadap pengembangan partisipasi dan demokrasi. Namun disisi lain, lembaga ini juga diperuntukkan bagi penelitian sosial, demokrasi dan pengembangan pendekatan partisipatif. Karenanya Mitra Samya juga bermakna Lembaga Studi Partisipasi dan Demokrasi (Institute Study for Participation and Democracy).

Operasional Mitra Samya dimulai sejak 17 Juli 2001 dalam bentuk Perkumpulan. Pendirian lembaga ini secara resmi ditetapkan dengan Akta No. 17 Tanggal 19 Nopember 2001. Sejauh ini Mitra Samya telah melakukan pembenahan secara kelembagaan dan program dengan mekanisme RUANG (Rapat Umum Anggota) Perkumpulan pada Tanggal 4 – 7  September 2004. Mitra Samya juga terus berupaya mengembangkan kegiatan programnya di NTB dan tempat-tempat lain di seluruh wilayah Republik Indonesia.

Pelaksanaan organisasi Mitra Samya dikawal beberapa staf peneliti (researcher), community development facilitator dan aktivis yang bersama-sama telah mengembangkan berbagai kegiatan program di wilayah NTB sejak 1993. Dukungan serupa juga diperoleh dari para peneliti partisipatif di Jakarta, volunteer dari lingkup Civitas Akademika Universitas Mataram, Rekan dari Pihak Pemerintah (Dinas/Instansi) terkait, dan kalangan LSM se-Nusa Tenggara.


[1] Mitra = Teman, Samya (sankerta) = Rakyat. Kendatipun keberpihakan kepada rakyat (kelompok marginal) adalah sebuah keniscayaan, namun kemitraan disini tidaklah terbatas pada masyarakat sipil saja melainkan juga dengan para pihak (Organisasi Pemerintah, LSM, Swasta, dan Lembaga Donor).

[2] Lembaga Swadaya Masyarakat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s